Kejurnas Speed Offroad Kembali Digelar Pekan Depan di Sirkuit Pepso Hills
On Februari 19, 2023 by admin StandardKejuaraan Nasional (Kejurnas) Speed Offroad kembali digelar pada akhir pekan depan, Sabtu dan Minggu, 25-26 Februari 2023.
Ajang balap mobil tersebut akan diselenggarakan dalam dua putaran di Sirkuit Pepso Hills Sukamakmur Bogor.
Setelah lama vakum akibat pandemi Covid-19, kini Speed Offroad kembali hadir untuk para pecinta otomotif.
Dalam penyelenggaraannya, ajang balap mobil ini diprakarsai oleh Ciparai yang bermitra dengan Puncakdua Ecopark (PEP).
Sepekan ini, Cuaca Hujan Lebat dan Ekstrem Skala Lokal Masih Berpotensi di Jawa Barat Ajang Speed Offroad ini nantinya menghadirkan berbagai tim bintang, seperti Banteng Motorsport, Jhonlin Racing Team (JRT), BMB Motosport, Pertamax Motorsport, AHSRT, BJM CGRT dan lain-lain.
Beberapa tim tersebut dilaporkan bakal tampil full team.
Pada Grup 5 akan diikuti oleh Wibi Prasetyo/Gerry Rosanto di kelas G5.1, HM.
Rihan Variza/Antony Sarwono di kategori G5.4, Rifat Sungkar/M.Redwan sama-sama di kelas G5.4.
Lalu ada juga Bimo Pradikto/Fredik TM di kelas G5.2 dan Andi Baihaqi/Dwi Prasetyo di kategori G5.2 Sedangkan di Grup 4 bakal diikuti oleh Fauzan Susanto/Johanry Limbong (Banten Offroad BJB) di kelas G4.3, Hari Setiawan/Moch Tohir (Banteng Motorsport) di kelas G4.2, Glen Nirwan/Lanang Damarjati Pertamax Motorsport akan bersaing ketat dengan Bintang Prananda/Boyke Fajar di kelas G4.3.
Plt Bupati Bogor dapat Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Jokowi Tak hanya menghadirkan dua grup di atas, Kejurnas Speed Offroad 2023 juga menyelenggarakan balapan di Grup 2 dan 3.
Hal itu dibenarkan langsung oleh pegiat Speed Offroad, Slamet Widodo.
Dirinya pun memberikan prediksinya terkait ajang balap offroad tersebut.
“Kejurnas ini akan menjadi pertarungan yang seru bagi tim-tim besar, apalagi dengan pembalap sekelas TB.
Adhi yang sulit dikalahkan,” kata dia dalam keterangan resminya yang diterima Tempo.co.
Sekedar informasi tambahan, Sirkuit Pepso Hills merupakan lintasan baru bagi pada pembalap.
Trek ini berbentuk gravel berliku-liku lengkap dengan tunnel, jumpingan, tikungan, turunan dan tanjakan ekstrem.
Hal ini dianggap memerlukan driving technique, kecermatan dan kecerdasan tinggi.
Pilihan Editor: Francesco Bagnaia Nilai Tekanan Ban Bisa Jadi Masalah di MotoGP 2023 Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Kenapa Motor Beat Selalu Jadi Pilihan Aman untuk Motor Pertama
- Perilaku Pengendara Seperti Apa yang Bisa Menyebabkan Kecelakaan?
- Teknik Mengendarai Motor Matik di Jalan Padat dan Kondisi Hujan Malam
- Navigating DOT, ECE, and International Standards for Retreaded Tires: A Compliance Guide
- Lowongan Pekerjaan dengan Gaji di Atas Rp 20 Juta dan Bonus Tahunan Besar: Peluang Karier Menjanjikan di Era Modern
Kategori
Arsip
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
Tinggalkan Balasan